MITRA
Sekadau
sample52

Menangis Histeris di Lumbung Padi

Sekadau
sample52

Launching CorpU Sekadau, Wabup Ingatkan,ASN Bisa Mengembangkan Diri Tanpa Harus Lewat Diklat

Sekadau
sample52

Gawai Dayak Sekadau Siap Digelar 21 Juli 2026, Persiapannya Capai 90 Persen

Sekadau
sample52

Dua Rumah di Sungai Alai Sanggau Ludes Dilalap Si Jago Merah

BERITA TERKINI

Bidpropam Polda Malut Periksa Senpi Organik Ditpolairud, Pastikan Siap Pakai dan Sesuai Prosedur

TERNATE, OT– Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Maluku Utara memastikan kesiapan senjata api (senpi) organik serta profesionalisme personel Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) melalui pemeriksaan senjata api dan penegakan ketertiban serta disiplin (Gaktibplin), Jumat (24/7/2026).

NASIONAL

Gempa 5,8 SR Guncang Maluku Utara

TERNATE, OT - Gempa bumi berkekuatan 5,8 SR mengguncang wilayah barat daya Kota Ternate, Maluku Utara, pada Jumat (24/8/2026) pukul 05.58 WIB atau 07.58 waktu di Ternate.

Berdasarkan informasi awal Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), episentrum gempa berada di koordinat 0,72 Lintang Utara dan 126,31 Bujur Timur, atau sekitar 117 kilometer barat daya Ternate, Maluku Utara. Gempa terjadi pada kedalaman 10 kilometer.

BMKG menyampaikan bahwa informasi ini merupakan hasil analisis cepat sehingga parameter gempa masih dapat mengalami perubahan seiring pembaruan data.

Hingga berita ini dipublish, belum ada laporan resmi mengenai dampak kerusakan maupun korban akibat gempa tersebut.

Pemerintah Kota Ternate melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengimbau masyarakat tetap tenang, tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi, serta mengikuti perkembangan informasi resmi dari BMKG.

BPBD Kota Ternate juga sedang membangun koordinasi dengan berbagai pihak untuk mengumpulkan data. “Kami sedang berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mengumpulkan data. Sampai saat ini, belum ada laporan dampak gempa bumi. Kami menghimbau masyarakat untuk mengikuti informasi resmi soal gempa bumi dari BMKG atau pemerintah," imbau Kepala BPBD Ternate.

 


Peringati Hari Bumi, Ternate Gelar ''Jam Bumi''

TERNATE, OT - Di tengah upaya pemerintah melakukan efesiensi, Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate merespon fengan menggelar aksi Jam Bumi atau yang dikenal “Earth Hour” dalam rangka peringatan Hari Bumi yang jatuh pada 22 April setiap tahunnya.

Aksi ini akan dilaksanakan pada Sabtu 25 April 2026 malam, dengan memadamkan lampu (bukan listrik) di Kota Ternate selama 1 jam, mulai pukul 21.00 WIT.

Sekretaris Kota (Sekot) Ternate, Dr Rizal Marsaoly mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota serta pelaku usaha, untuk memadamkan lampu selama 1 jam secara serentak dan bersama.

Hal ini merupakan wujud kecil dari terimakasih kepada bumi yang telah memberikan kehidupan dan penghidupan.  

“Langkah kecil ini diharapkan akan menjadi kebiasaan dari setiap kita untuk menghargai bumi kita, khususnya bumi Kie Raha. Tidak sekadar itu, jika ini menjadi kebiasaan, dengan mematikan lampu yang tidak perlu, maka dampaknya akan lebih besar. Emisi bisa berkurang, pengeluaran belanja rumah tangga dan usaha juga bisa dihemat, emisi juga akan berkurang, dan yang paling penting, kesadaran untuk menjaga bumi ini,” terang Rizal.

Orang nomor tiga di jajaran Pemerintah Kota Ternate itu menambahkan, aksi ini sangat sejalan dengan berbagai program Pemerintah dalam upaya melakukan penghematan di berbagai sisi. Belum lagi saat ini lonjakan harga energi yang luar biasa akibat perang global.

“Mari bersama-sama kita lakukan hal-hal kecil sebagai wujud terimakasih kita kepada bumi ini. Matikan lampu yang tidak perlu, membuang sampah pada tempatnya, mengurangi penggunaan plastik, menanam pohon di lingkungan kita masing-masing, dan saling mengingatkan satu sama lain akan pentingnya melakukan hal-hal kecil untuk bumi,” tambahnya.

Puncak aksi Jam Bumi akan dilaksanakan di Benteng Oranje pada Sabtu malam, pukul 21.00-22.00 WIT.

Seribu kantong belanja non platik juga akan dibagikan kepada warga yang ikut menghadiri agenda teraebut di kawasan Benteng Oranje.

Pemkot Ternate juga memberikan apresiasi yang luar biasa atau dukungan Harita Nickel dalam setiap program lingkungan yang ada di wilayah Ternate sebagai pintu gerbang Maluku Utara, terlebih dalam aksi Jam Bumi di Maluku Utara.

Aksi Jam Bumi kali ini merupakan yang kedua di Maluku Utara dan Ternate. Gerakan dunia ini seharusnya berlangsung pada 28 Maret 2026 lalu di seluruh belahan bumi dengan mematikan lampu dari pukul 20.30 selama satu jam di wilayah masing-masing.

Setiap tahunnya, dunia melaksanakan aksi Jam Bumi pada malam minggu, minggu ke tiga di bulan Maret. Aksi kecil untuk bumi ini merupakan bentuk terimakasih dan juga upaya bersama mengurangi beban bumi.

“Mari kita berikan satu jam untuk Bumi Kieraha, khususnya Ternate. Dan terimakasih tuk Harita yang telah menginisiasi aksi ini”, tutupnya.

 


Hadiri Muscab PKB Halsel
20 April 2026
NUSANTARA
VIDEO
BISNIS
TERPOPULER
EDUKASI
POLITIK
BOLA
LOKAL
TRAVEL