HALBAR, OT – Memasuki hari ketiga pascabencana banjir yang melanda wilayah Halmahera Barat, Satuan Brimob Kepolisian Daerah (Polda) Maluku Utara terus bergerak membantu percepatan pemulihan aktivitas masyarakat.
HALTENG, OT- Bupati Halmahera Tengah (Halteng) Ikram M. Sangadji mengingatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Daerah (Pemda) Halmahera Tengah agar tidak mencalonkan diri sebagai Kepala Desa.
"Kalau ada ASN yang ikut dalam Pilkades, maka pemilihan di Desa tersebut saya akan batalkan karena itu hak progratif Bupati,"ucap IMS saat rapat dengan sejumlah OPD, Minggu (11/1/2026). Dia meminta agar seluruh ASN agar tidak ikut campur dalam proses Pilkades, sekalipun itu orang kampung atau keluarga yang mencalonkan diri. Menurutnya, Pilkades adalah momentum penting untuk partisipasi masyarakat dalam menentukan pemimpin pemerintahan desa yang akan mengurus pembangunan dan kesejahteraan warga. "Jangan ada calon-calon Kepala Desa yang datang untuk minta suaka dan dukungan kepada kami, kalau itu ada maka pada tahap screning langsung dibatalkan," tegas orang nomor satu di jajaran Pemkab Halteng itu. Bupati ingin agar semua berjalan normatif dan tidak mau ASN terlibat dalam tahapan Pilkades. "Saya sendiri tidak ikut campur, dan saya sudah sampaikan ke pak wakil Bupati tidak boleh ikut campur, biarlah itu menjadi pilihan masyarakat," jelasnya. Ketua Kosgoro Malut itu mengatakan, Pemerintah bertugas untuk memfasilitasi dan bersama-sama aparat keamanan mencaga stabilitas saja agar tidak ada konflik. Diketahui, Pemilihan Kepala Desa serentak di Halteng dijadwalkan pada Bulan Mei 2026.
TERNATE, OT – Anggota DPD RI sekaligus Sultan Ternate ke-49, Hidayatullah Sjah, menegaskan komitmennya untuk membawa sejumlah isu krusial Maluku Utara ke tingkat nasional pada tahun sidang 2026. Fokus utama yang menjadi prioritas adalah ancaman kerusakan lingkungan akibat pertambangan di Pulau Mangoli serta kelanjutan Daerah Otonomi Baru (DOB) di beberapa wilayah.
Sultan menyoroti keresahan warga di Pulau Mangoli, Kepulauan Sula, terkait aktivitas pertambangan. Berdasarkan hasil reses dan pemetaan bersama masyarakat, ditemukan potensi bahaya likuifaksi yang sangat tinggi jika hutan di wilayah tersebut terus digunduli untuk lahan tambang. "Ini harus jadi kepedulian bersama. Masyarakat Mangoli sangat riskan karena ada potensi likuifaksi yang besar. Jarak rentangnya jauh, bisa berbahaya seperti yang terjadi di Palu," ujar Sultan mengakhiri.
Memilih kamera mirrorless full-frame bisa menjadi tantangan tersendiri, terutama dengan begitu banya ...
Pernyataan Bupati Halmahera Tengah, Ikram Malan Sangadji, yang menyebut beasiswa, layanan kesehatan ...
MAKASSAR, OT - Dalam semangat kepedulian dan solidaritas, Majelis Taklim (MT) Al-Ha ...